BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Jumat, 28 Mei 2010

Formasi Umum (Candlestick)

A. Spinning Tops

Candlestick dengan ekora atas dan bawah yang panjang serta body yang kecil disebut dengan spinning tops. Satu ekor yangpanjang dapat mewakili pembalika suatu trend. Spinning tops mewakili suatu aktifitas dari pengambilan keputusan dari market.

Real body yang kecil baik berisi ataupun tidak menunjukan pergerakan yang sangat sempit dari aswal pembukaan perdagangan sampai penutupan sesi, ekornya mengindikasikan bahwa bulls dan bears sedang aktif bertarung selama sesi trading. Walopun hanya terjadi sedikit perubahan harga pada pembukaan dan penutupan namun terjadi pergerakan harga yang cukup aktif. Dengan kata lain trader penjual maupun pembeli tidak dapat dengan pasti meraih keuntungan.

Pola seperti ini terjadi setelah harga naik jauh keatas atau setelah membentuk candle putih dan panjang, spinning tops yang terbentuk menunjukan pola bull mengalami pelemahan dan menunjukan saat yang potensial untuk pembalikan trend. Sebaliknya setelah harga jauh bergerak kebawah atau membentuk candle hitam dan panjang, pola spinning tops yang terbentuk menunjukan pola dear mengalami pelemahan dan menunjukan saat yang potensial untuk pembalikan trend.

B. Doji Star

Doji merupakan salah satu pola candlestick yang sangat penting dan dalam menunjukkan informasi dan bentuk dari doji itu sendiri merupakan bagian yang penting dari pola chart. Bentuk dari doji menunjukan bahwa nilai harga pembukaan dan pentupan adalah sama. Namun panjang dari ekor atas dan bawah bisa sangat bervariasi.

Jika dilihat dalam pola tersendiri, doji merupakan pola yan netral dalam setiap bullish trend maupun bearish trend yang terbentuk berdasarkan harga yang terjadi, dan menunggu tahap berikutnya untu tahap berikutnya. Kata doji ditujukan pada bentuk tunggal ataupun lebih dari satu.

Idealnya harga pembukaan dan penutupan adalah sama. Nilai yang sama antara harga pembukaan dan penutupan ini dapat diartikan sebagai perimbangan antara kekuatan permintaan dan penjualan. Hal ini penting untuk bisa menangkap maksut inti dari candlestick yang sedang terbentuk sehingga kita dapat memaksimalkannya.

Doji memberikan gambaran dimana terjadi pertarungan sengit antara kekuatan permintaan dan penawaran. Nilai harga yang bergerak aktif terlihat dibawah dan diatas level harga pembukaan disepanjang sesi, namun pada akhir sesi harga ditutup pada level yang sama dengan harga pembukaan. Solusinya adalah menarik diri sejenak dari pasar, karena baik kekuatan permintaan dan penawaran tidak dapet memegang control dari arah pasar.

C. Doji dan Trend

Informasi yang bisa diberikan oleh sebuah doji tergantung dari trend yang sudah terjadi. Jika setelah terjadi kenaikan suatu saham atau trend sedang menguat atau setelah terbentuk candle putih panjang dan terbentuk doji pada hari berikutnya, hal ini menunjukan kekuatan permintaan sudah mulai berkurang.

Sebaliknya jika setelah terjadi penurunan suatu saham ataui trend sedang melemah atau setelah terbentuk candle hitam panjang dan terbentuk doji pada hari berikutnya, hal ini menunjukan kekuatan penawaran sudah mulai berkurang. Doji menunjukkan terjadi perimbangan antara kekuatan permintaan dan penawaran. Pola doji yang terbentuk sendiri tidaklah cukup untuk memberikan inforamsi, maka dari itu dibutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

D. Long White Candle + Doji

Pola ini terbentuk setelah sebuah candle putih dan panjang kemudian diikuti dengan sebuah doji. Pola seperti ini mengindikasikan sudah muklai melemahnya kekuatan pembelian. Kronologinya adalah setelah terjadinya gerakan nilai harga yang meningkat dalam sebuah pola kecenderungan untuk naik dan membentuk candle putih dan panjang sebelumnya, pola doji yang terbentuk kemudian mengindikasikan sinyal bahwa hasrat membeli sudah mulai melemah dab terdapat kemungkinan uptrend akan segera berakhir.

Pada saat tersebut dapat dikatakan market sedang mengalami kejenuhan karena berkurangnya hasrat dari trader pembeli. Oleh karena itu pola doji lebih berarti setelah sebuah pola kecenderungan atau setelah terbentuk candle putih dan panjang.

Jika setelah pola kecenderungan naik atau setelah pola candle putih dan panjang terbentuk doji, maka trader harus bersiap-siap kemungkinan akan terjadi pola evening doji star. Sebaliknya jika setelah pola kecenderungan turun atau setelah pola candle hitam dan panjang terbentuk doji, maka trader harus bersiap-siap kemungkinan akan terjadi pola morning doji star.

E. Long Black Candle + Doji

Setelah gerakan nilai harga yang mengalami penurunan dan membentuk candle hitam dan panjang, maka pola doji yang terbentuk sesudahnya mengindikasikan bahawa hasrat untuk menjual sudah mulai berkurang dan downtrend kemungkinan akan segera berakhir. Walaupiun kekuatan bears sudah mulai melemah, namun konfirmasi pada perdagangan hari berikutnya sangat diperlukan.

Sinyal untuk masuk ke pasar dapat terlihat jika sesudahnya terbentuk doji di samping pola candle hitam dan panjang, atau terbentuk doji dengan gap ke bawah sesudah pola candlestick hitam dan panjang. Setelah terbentuk doji maka trader harus bersiap-siap karena kemungkinan akan terjadi pola morning doji star.

F. Long Legged Doji

Long legged doji merupakan pola dengan bentuk ekor atas dan ekor bawah yang sama panjang. Pola ini mengindikasikan terjadi banyaknya aktifitsa membeli atau menjual sepanjang sesi trading. Pola ini mengidikasikan bahwa nilai harga diperdagangkan setara keatas dan kebawah namun pada akhir sesi harga ditutup kembali hamper sama dengan level pembukaan.

G. Dragonfly Doji

Dragonfly doji terbentu jika harga pembukaan, harga tertinggi dan harga penutup berada pada level yang sama, dan harga terendah mebentuk ekor panjang ke bawah. Bentuk dari pola ini seperti huruf “T” dengan ekor bawah yang panjang dan tanpa ekor atas. Pola seperti ini mengindikasikan trader penjual mendominasi sepanjang sesi. Namun pada akhir sesi trader pembeli mulai bergerak dan mendorong harga keatas. Ekor bawah yang panjang menunjukkan hasrat membeli yang kuat.

Jika setelah trend penurunan yang panjang atau setelah terbentuk pola candle hitam dan panjang terbentuk pola dragonfly doji, maka ini merupakan sinyal akan terjadi pola bullish reversal. Sebaliknya jika setelah trend menguat yang panjang atau setelah terbentuk pola candle putih dan panjang terbentuk pola dragonfly doji, maka ini merupakan sinyal akan terjadi pola bearish reversal.

Namun lagi-lagi konfirmasi lebih lanjut sangat dibutuhkan.

H. Gravestone Doji

Gravestone doji terbentuk jika harga pembukaan, terendah dan penutup berada pada level yang sama, dan harga tertinggi membentuk ekor atas yang panjang. Bentuk dari pola ini adalah huruf “T” terbalik dengan ekor atas yang panjang tanpa ekor bawah. Gravestone doji ini mengindikasikan trader pembeli mendominasi sepanjang sesi. Namun pada akhir sesi trader penjual mulai aktif dan membawa harga bergerak ke level pembukaan. Sama seperti dragonfly doji, informasi yang bisa di dapat dari pola ini bergantung pada pola yang terjadi sebelumnya.

Setelah down trend yang lama atau setelah terbentuk candle hitam dan panjang terbentuk gravestone doji, ini merupakan sinyal bullish reversal yang potensial. Sebaliknya jika setelah pola up trend yang lam atau setelah terbentuk candle putih dan panjang terbentuk pola gravestone, ini merupakan sinyal bearish reversal yang potensial.

0 komentar: